Sunday, 23 September 2018

Ketua STAHN Gde Pudja Mataram

Written by  Published in Archive Thursday, 23 August 2018 09:12
Rate this item
(0 votes)

M A T A R A M – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram tanggal 23 Agustus 2018 bertempat di halaman Kampus jalan Pancaka No. 7 B Mataram dengan Tema Mencari Ilmu Membangun Karakter untuk Menghadapi Perubahan Teknologi Terkini.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram Dr. I Nyoman Wijana, S.Sos., M.Si., M.Pd memberikan sambutan kepada mahasiswa baru TA. 2018/2019. Sambutan beliau menekankan pada pendidikan pada era sekarang ini yaitu tentang Generasi Milineal. Generasi Milineal merupakan terminologi generasi yang saat ini banyak diperbincangkan oleh banyak kalangan di dunia diberbagai bidang, apa dan siapa gerangan generasi millennial itu?. Millennials (juga dikenal sebagai Generasi Millenial atau Generasi Y) adalah kelompok demografis (cohort) setelah Generasi X. Peneliti sosial sering mengelompokkan generasi yang lahir diantara tahun 1980 an sampai 2000 an sebagai generasi millennial. Jadi bisa dikatakan generasi millennial adalah generasi muda masa kini yang saat ini berusia dikisaran 15 – 34 tahun. Studi tentang generasi millenial di dunia, terutama di Amerika, sudah banyak dilakukan, diantaranya yang studi yang dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG) bersama University of Berkley tahun 2011 dengan mengambil tema American Millennials: Deciphering the Enigma Generation. Tahun sebelumnya, 2010, Pew Research Center juga merilis laporan riset dengan judul Millennials: A Portrait of Generation Next.

Generasi millennial juga memiliki sifat yang lebih toleran terhadap sesamanya. Hal ini dipengaruhi oleh arus globalisasi yang semakin cepat, di mana anak muda zaman now dapat berinteraksi dengan manusia dari berbagai belahan dunia. Arus globalisasi berhasil menciptakan interaksi langsung dan tidak langsung yang lebih luas antar umat manusia, yang tidak mengenal batas-batas antara negara satu dengan negara yang lain. Oleh sebab itu, globalisasi membuat generasi millennial menjadi lebih terbuka terhadap perbedaan, wawasan mereka terhadap keberagaman pun menjadi lebih luas sehingga timbul sifat toleran yang cukup tinggi dari generasi ini.

Apabila melihat berbagai karakteristik yang dimiliki generasi millennial, tampaknya kehidupan dari generasi ini sungguh terjamin dan menyenangkan. Bagaimana tidak, kemajuan teknologi yang pesat, kehidupan yang super dinamis, dan perkembangan alat telekomunikasi telah membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, sering tidak kita sadari bahwa dunia ini semakin kejam dan penuh dengan tantangan baru yang harus dihadapi. Tingginya tingkat mobilitas antar negara sebagai dampak dari globalisasi dan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 menyebabkan persaingan untuk dapat survive di dunia ini menjadi lebih keras. Belum lagi ditambah dengan naiknya tingkat inflasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun, yang menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok menjadi lebih mahal dan sulit dijangkau.

 

Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, generasi millennial di Indonesia tidak boleh kalah dalam persaingan dengan anak-anak muda dari negara lain. Pendidikan yang tinggi saja ternyata tidak cukup, anak muda Indonesia zaman now harus dibekali dengan berbagai pengalaman dan soft skills yang baik agar menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dan inovatif tentu harus dimiliki  jiwa anak muda yang harus membangun karakter berbasis pada akar peradaban bangsa menghadapi Revolusi 4.0.

SELAMAT DATANG DI SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM”

Read 104 times Last modified on Thursday, 23 August 2018 09:15

Hubungi Kami

Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Jln.Pancaka No. 7B Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Telp. (0370) 628382  Fax. (0370) 631725

email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

www.stahn-gdepudja.ac.id