Tuesday, 19 March 2019

Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Widnya Menyampaikan Materi dalam Raker STAHN Gde Pudja Mataram

Written by  Published in Archive Thursday, 14 March 2019 11:00
Rate this item
(0 votes)

Mataram--Raker merupakan kegiatan rutin tiap tahun dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pada masyarakat. Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram menggelar Rapat Kerja Tahunan dengan Tema “From The Ideas To Action” Dalam Upaya Moderasi Beragama, Bersamaan dan Kerukunan yang pelaksanaannya pada 13-15 Maret 2019 diHotel Aruna Senggigi. Rapat Kerja ini dihadiri oleh 90 Peserta terdiri dari Dosen, Pegawai, Tenaga Kontrak, Mahasiswa serta Pejabat dilingkungan STAHN Gde Pudja Mataram.

Narasumber Pertama dalam Raker ini adalah Bapak Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Bapak Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D menyampaikan 3 hal penting yang disebut dengan istilah “Mantra” yang merupakan istilah yang digunakan oleh Bapak Menteri agar disosialisasikan keseluruh Kementerian Agama.

Istilah mantra tersebut Terdiri dari :1.  Moderasi artinya tidak berlebihan dan tidak kekurangan, kata itu juga mengandung makna penguasaan diri dari sikap diri sangat berlebihan dan kekurangan Dalam konteks kehidupan masyarakat plural dan multikultural seperti Indonesia moderasi harus dipahami sebagai komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan dan paripurna dimana setiap warga masyarakat apapun suku, etnis, budaya, agama dan pilihan politiknya harus mau saling mendengarkan satu sama lain serta saling belajar melatih kemampuan mengelola dan mengatasi perbedaan diantara mereka 2.  Toleransi adalah kemauan dan kemampuan untuk bersedia menghargai dan menghormati perbedaan yang ada pada pihak lain. Kesedian seperti itu sama sekali tidak berarti mengganggu, mengurangi apalagi menghilangkan keyakinan prinsip yang ada pada diri kita. Justru agama mengajarkan agar setiap kita bersedia menghormati dan menghargai perbedaan keimanan atau keyakinan yang ada pada pihak lain 3. Integrasi Data adalah pemamfaatan teknologi informasi dalam mengelola data-data yang akurat dan cepat yang dibutuhkan dalam mengambil keputusan dan kebijakan demi memenuhi kebutuhan umat.

Dengan Istilah “Mantra” diterapkan oleh Bapak Menteri Agama Republik Indonesia, maka kita memiliki ajaran tenggang rasa suatu ajaran leluhur yang mengajarkan untuk mampu ikut merasakan apa yang dirasakan pihak lain. Suatu nilai kearifan lokal yang bersumber dari ajaran agama.

Read 44 times Last modified on Thursday, 14 March 2019 11:08

Hubungi Kami

Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Jln.Pancaka No. 7B Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Telp. (0370) 628382  Fax. (0370) 631725

email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

www.stahn-gdepudja.ac.id